KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN (Perbanyakan dan Aklimatisasi Anggrek Melalui Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga serta Budidayanya). Pemanjangan tunas, Induksi, dan Perkembangan Akar Aklimatisasi Masalah ( Gangguan) pada kultur jaringan. Gangguan kultur jaringan dapat. Induksi perakaran dan aklimatisasi tanaman Artocarpus altilis secara in vitro dengan teknik kultur jaringan adalah pada tahapan aklimatisasi planlet.

Author: Moogule Akinoshakar
Country: Rwanda
Language: English (Spanish)
Genre: Software
Published (Last): 2 December 2017
Pages: 477
PDF File Size: 3.61 Mb
ePub File Size: 20.74 Mb
ISBN: 604-2-64661-710-1
Downloads: 33035
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Shaktijin

Kultur ini biasanya untuk memperbaiki atau membuat varietas baru. Dalam tahap ini juga diharapkan bahwa eksplan yang dikulturkan akan menginisiasi pertumbuhan baru, sehingga akan memungkinkan dilakukannya pemilihan bagian tanaman yang tumbuhnya paling kuat,untuk perbanyakan multiplikasi pada kultur tahap selanjutnya Wetherell, This stage aims to multiply propagules or plant material that is propagated such as buds or embryos, and maintain them in certain circumstances so that at any time can be continued for the next stage.

Setelah tumbuh cukup panjang, tunas tersebut dapat diakarkan. Culture Initiation The main purpose of propagation in-vitro this stage is the manufacture of cultures from explants that are free of microorganisms and new growth initiations Wetherell, Engineered cells are developed through tissue culture to become a complete new plant.

aklimatisasi – Kultur Jaringan

Pemilihan dan Penyiapan Tanaman Induk Sumber Eksplan Tanaman tersebut harus jelas jenis, spesies, dan varietasnya serta harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit. Sterilisasi Sterilisasi adalah bahwa segala jariingan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga sterail.

The main purpose of propagation in-vitro this stage is the manufacture of cultures from explants that are free of microorganisms and new growth initiations Wetherell, Kultur jaringan Tissue Culture merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Tissue Culture is a way of vegetative propagation of plants.

  JOHANNA MICHAELSEN THE BEAUTIFUL SIDE OF EVIL PDF

Dalam proses perbanyakan tanaman secara kultur jaringan, tahap aklimatisasi planlet merupakan salah satu tahap kritis yang sering menjadi kendala dalam produksi bibit secara masal.

Tunas-tunas yang dihasilkan pada tahap multiplikasi di pindahkan ke media lain untuk pemanjangan tunas. Aseptik berarti bebas dari aklimatisasj, sedangkan aksenik berarti bebas dari mikroorganisme yang tidak diinginkan.

Pemanjangan tunas secara berkelompok lebih ekonomis daripada secara individu. Tissue culture kultru a method to isolate parts of plants such as protoplasm, a group of cells, tissues or organs and grow them in aseptic alimatisasi so that these parts can multiply and regenerate into complete plants again.

Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah pembuatan kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru Wetherell, Menurut Suryowinotokultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture.

Pemanjangan tunas dan pengakarannya dapat dilakukan sekaligus atau secara bertahap, yaitu setelah dipanjangkan baru diakarkan. Inisiasi Kultur Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah akliimatisasi kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru Wetherell, Teknisi yang melakukan kultur jaringan juga harus steril.

Pengakaran tunas in-vitro dapat dilakukan dengan memindahkan tunas ke media pengakaran yang umumnya memerlukan auksin seperti NAA atau Kulthr. Keberhasilan tahap ini tergantung pada tingginya mutu tunas yang dihasilkan pada tahap sebelumnya. Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbayakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril.

Kultur Jaringan by surya n a on Prezi

In this stage it is also expected that the explants that are cultured will initiate new growth, so that it will allow the selection of the most powerful plant parts to grow, for multiplication in the next stage of culture Wetherell, Tanaman tersebut harus jelas jenis, spesies, dan varietasnya serta harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit.

The plants must be clear of their species, species and varieties and must be healthy and free of pests and diseases. This is an aseptic or accentic culture. Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup kuat untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar.

  GINZBURG LEXICOLOGY PDF

Aklimatisasi Dalam proses perbanyakan tanaman secara kultur jaringan, tahap aklimatisasi planlet merupakan salah satu tahap kritis yang sering menjadi kendala dalam produksi bibit secara masal. I just upvoted you!

Selection and Preparation of Explants Source Mother Plants The plants must be clear of their species, species and varieties and must be healthy and free of pests and diseases.

Dalam tahap ini, kultur aklimatisassi akan memperoleh ketahanannya terhadap pengaruh lingkungan, sehingga siap untuk diaklimatisasikan Wetherell, Seperti halnya dalam kultur fase inisiasi, di dalam media harus terkandung mineral, gula, vitamin, dan hormon dengan perbandingan yang dibutuhkan secara tepat Wetherell, Authors get paid when people like you upvote their post.

Tulisan Teratas

I found similar content that readers might be interested in: Sterilization is that all activities in tissue culture must be carried out in a sterile place, namely on laminar flow and using tools that are also sterail. I am a robot. Hormon yang digunakan untuk merangsang pembentukan tunas tersebut berasal dari golongan sitokinin seperti BAP, 2-iP, kinetin, atau thidiadzuron TDZ. Prinsip Dasar Kultur Jaringan Kultur jaringan merupakan suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tumbuhan seperti protoplasma, sekelompok sel, jaringan atau organ serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali.